Punya Anak 3 & Cerai, Begini Cara Bunda Atur Duit!

Punya Anak 3 & Cerai, Begini Cara Bunda Atur Duit!

Wife signs divorce decree form with ringPerbedaan pandangan seputar cita-cita, masalah keuangan, atau orang ketiga, dan masalah lain tentu bisa membuat bahtera rumah tangga terombang-ambing. Dan tidak menutup kemungkinan, konflik itu berujung perceraian.

Selama masih terikat pernikahan, https://pejuangkas138.store/ keuangan rumah tangga mungkin akan terasa lebih aman karena ada bahu membahu antara suami maupun istri.

Namun apa kabarnya jika terjadi perceraian? Ketahuilah, apapun yang terjadi pada orangtua, anak haruslah menjadi yang diutamakan.

Hubungan suami-istri bisa berakhir tapi hubungan orangtua dan anak bersifat seumur hidup. Anak lah yang merupakan pewaris sah bagi harta orangtuanya.

Lantas seperti apa strategi mengatur keuangan yang efektif bagi pasangan yang sudah bercerai dengan tiga anak, khususnya bagi perempuan? Berikut ulasannya.

Ingatkan komitmen & jangan hanya bergantung dari nafkah cerai

Seburuk apapun masalah pemicu perceraian yang terjadi, ketika pasangan memiliki anak maka komitmen untuk menjamin hidup sang anak harus tetap ada.

Bicara soal nafkah usai perceraian, perempuan sejatinya masih mendapat hak berupa nafkah dari mantan suami, terutama jika pasangan tersebut beragama Islam. Aturan itu pun tercantum di Kompilasi Hukum Islam (KHI).

Namun ketahuilah, bila mantan suami ternyata tidak mampu secara ekonomi untuk membiayai istri dan anak, maka bisa saja pengadilan meminta istri untuk ikut menyumbangkan penghasilannya demi anak-anak.

Oleh karena itu ada baiknya untuk tetap mencari penghasilan lain di luar nafkah tersebut agar keuangan pribadi tetap aman di masa depan.

Dengan penghasilan tetap, maka dana darurat bisa terkumpul, proteksi bisa terbeli, dan investasi bisa berjalan sesuai rencana.

Dana darurat enam kali pengeluaran bulanan

Tanggungan Anda tidak sedikit, oleh karena itu sediakanlah dana darurat minimal enam kali pengeluaran bulanan. Mulailah menabung dana darurat dari penghasilan Anda setiap bulannya.

Bila Anda berniat untuk memiliki dana darurat setara sembilan atau 12 kali pengeluaran bulanan, hal itu tentunya lebih baik.

Pastikan setiap anak punya jaminan kesehatan

Ketahuilah bahwa musibah sakit bisa menyebabkan masalah keuangan baru lantaran biaya berobat tentu tidak murah. Jangan biarkan tabungan Anda terkuras hanya karena urusan berobat yang mahal.

Pastikan anak-anak dan Anda sendiri memiliki jaminan kesehatan minimal dalam bentuk BPJS Kesehatan. Bila ada biaya lebih, tidaklah salah pula untuk membeli asuransi kesehatan minimal dalam jenis rawat inap saja.

Fokus ke proteksi dulu, sebelum investasi

Investasi memang penting, namun karena tanggungan Anda lebih dari satu, maka proteksi adalah hal utama yang harus dicapai terlebih dulu.

Tidaklah salah menunda investasi dulu, sebelum terciptanya proteksi keuangan yang baik. Karena di saat seperti ini, pondasi keuangan adalah hal yang terpenting untuk dibentuk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*